Pages

Selasa, 29 Maret 2016

UPAYA MENGATASI KESULITAN HIDUP DI DAERAH 3T




UPAYA MENGATASI KESULITAN HIDUP DI DAERAH 3T
A.      Latar belakang
            Kinerja seorang Guru yang Profesional adalah  bukan diukur dengan berapa banyak biaya yang dikeluarkan dalam sebulan tapi berapa bayak informasi yang dihimpun untuk mendukung profesinya dalam sehari. Hal ini berarti seorang guru tidak bisa berdiam diri dan mengharapkan kapan ada info dari  mana datangnya  Info kemana kita cari  Info ,
  Perkembangan Teknologi  Komunikasi dan transportasi  menyebabkan banyak orang hanya  berpikir kapan ia akan pergi dan kapan akan kembali.  ini mudah bagi Guru yang tinggal di daerah Perkotann minimal daerah Kecamatan. Lantas bagaimana dengan Kaum Guru yang tinggal di belakang Gunung 
 Tidak  mudah untuk berpikir sebagaimana yang diutarakan diatas . tapi harus lebih dulu  berpikir bagaiman cara bisa pergi dan bagaimana bisa Kembali

B.      Menjawab  Tantangan
SD Inpres Kaarangle dan Satap Lamotena terletak dibalik Tanjung Lisomu serta belum memiliki  akses Jalan dan Jalur Komunikasi tapi kami wajib  setiap tahun 3 kali  membawa peserta Ujian pergi dan pulang  dari Karangle ke Maritaing .  ditambah lagi satu tanggung jawab besar yaitu Siswa SMP Satap Lamotena yang tersebar di di 3  Kampung ( Karangle, Saworana dan Erana harus di bantu  Agar tidak  ada anak yang boleh putus Sekolah karena jarak  .  kami tidak mau hanyut dalam kegalutan yang  berkepanjangan maka SD dan SMP  
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqXGl_6LH1PRio6-Bz-6foTorTfgq8PTAAccpOM_Uv_jysfS_ecqqz0tUPrDSZxUEGrvWrfRxalbqHoxWdXMXHtX-Gbex6yLyxdJI83adcOFKjDlzuQxf6Au4lTthiub778HvO5VSncy6h/s1600/CIMG0020.JPG
Add caption
 
                      Sepakat    Sebuah kendraan laut yang dapat melayani Guru dan Siswa .





C.      Manfaat

            Tuhan yang Maha Esa telah menolong dan  mengabulkan permohonan kami walau hanya sebuah ketinting tapi mampu melayani Pendidikan di daerah itu dan juga dimanfaatkan oleh warga masyarakat setempat


 








           



Patut  kami bangga hasil jerih payah kami ini  sudah  pernah  dimanfaatkan  oleh Orang Nomor satu di Kabupaten   Alor ,Bapak Drs Amon Djobo saat berkunjung ke Desa Elok dan Kembali ke Maritaing untuk membuka Upacara Bulan bakti tahun 2015 yang lalu. Walau kapasitas muatan hanya 10 orang itu cukup menurut ukurang orang di daerah 3T  Kami tidak tahu berapa lama lagi kami akan begini terus ?
             Oh  Tuhan dengarkanlah doa kami kalau lain ditolong biarlah kami juga.
              
Setiap orang yang mau mengabdikan diri di satap Lamotena pasti akan merasakan alat transportasi yang sederhana tapi nyaman ini.termasuk siswa  Guru dan Pegawai baik Kontrak GGD,SM3T dan PNS.





 


 
 



                                                             

 Keindahan alam tak dapat dimiliki oleh seorangpun tapi dapat dinikmati oleh siapa  saja
                                  Tapi Alam yang indah dan orang yang ramah hanya kepunyaan orang Alor

0 komentar:

Posting Komentar