A. PENDAHULUAN
1.
Latar
belakang
SMP
Negeri Satap Lamotena terletak di bagian
Timur Pulau Alor Kabupaten Alor
Kecamatan Alor Timur, Desa Elok dengan titik Kordinat Garis Bujur
09’55’’ Garis Lintang ;
.34’ 29’ sebagai daerah yang berada di pesisr Pantai suhu di siang
hari mencapai 24 derajat cc
dan dimalam hsri turun menjadi 10 derajat cc
Tampak Camat Aor Timur dan
Kepala Sekolah Foto bersaa seusai Upacara Kesadaran 17 April 2018
Sekolah ini masih berstatus Satu Atap denga SD Inpres
Karangle, karena memiliki
1 orang Kepala Sekolah
dari tanggal 27 Desember 2013 sampai saat ini, meski sudah berulang kali
mengalami kecelakaan di jalan menuju Lokasi Sekolah namun Tuhan dan Pemerintah
Daerah masih memberikan Kekuatan dan
kepercayaan untuk mengelola sekolah ini
entah sampai kapan waktu ?.
Posisi SMP Negeri Satap Lamotena adalah 10
Km dari Pusat Kecamatan. Dengan Kondisi Jalan yang sangat memprihatinkan. Sehingga Sering sekali terjadi kecelakaan pada pengguna jalan ke Lamotena bukan karena
Tabrakan antar Kendraan malaikan kondisi
jalan lah yang penyebabnya. Semua guru yang mengabdi di Satap Lamotena tidak
luput dari Kecelakaan di jalan Maritaing - Karangle termasuk Kepala sekolah dan
Pendahulunya, tetapi Tuhan masih Peduli pada kami sehingga tidak menimbulkan Korban jiwa Sekolah ini didirikan Pada tanggal 2 April 2012 dan Resmi
beroperasi pada tanggal 2 Mei 2013 dengan Jumlah Murit yang hanya 5
Orang dan diasuh oleh 5 Orang Pendidik
dan 2 Orang tenaga Kependidikan dari SD Inpres
Karangle sebagai Cikal Bakal Berdirinya
SMP Negeri Satap Lamotena,


Perkembangan SMP Negeri Satap
Lamotena Sampai dengan tahun 2018 ini walaupun belum ada Sarana Listrik maupun sarana
Telekomunikasi. Yang memadai, namun Kegiatan Pendidikan tetap berjalan sesuai
Jadwal ,termasuk UASBN maupun UN serta kegiatan Pendidikan lainnya,
Administrasi Sekolah pun tidak tersendat.Aplikasi Dapodik tetap terabdet, Semua pendukung Administrasi seperti Leptop
dan Printer tetap beroperasi dengan menggunakan Sumber Listrik yang dirakit
dari 3 Komponen yakni Modul Surya –Akumulator – Inventer maka pasokan listrik berkapasitas 500 s/d 600
watt . sudah tersedia , namun fasilitas
ini mudah sekali untuk rusak bila tidak perhatikan saat pemasangan. Serta
kekuatan Listrikpun tidak berlangsung lama maksimal 3 s/d 4 jam tergantung
waktu matahari menyinari lempengan solar sel. Ketersediaan sumber Listrik yang
terbatas seperti ini menuntut kami untuk bersabar dalam segala hal termasuk
antrian pengisian Daya pada HP atupun Leptop kondisi ini akan lebih parah
diwaktu musim penghujan, ataupun salah satu elemen terganggu. .hal ini pun
menyebabkan banyak perangkat yang harus rusak lebih awal dari masa Gransi
karena pasokan daya yang tidak stabil. Sudah lebih dari 10 kali kami
mengelurkan dana pribadi untuk pengadaan alat pendukung daya Listrik ini, .
tidak mungkin dengan dana BOs yang yang
sangat minim.



sebuah rangkaian listrik Ramah lingkungan yang telah dimanfaatkan oleh SMP Satap Lamotena dari Tahun 2014 hingga kini walaupun hanya berkekuatan 600 W namun mampu memnsukseskan Adm sekolah termasuk kegiatan Ujian TIK
Guru dan Pegawai
Bagi
Guru yang hendak bertugas di Satap Lamotena maka perlu memiliki Dedikasi yang tinggi,
karena di daerah ini memiliki banyak
kesulitan daripada kemudahan , meski demikian sekolah ini sudah menghasilkan 2 kali Lulusan SMP dan
berhasil melanjutkan pendidikan di jenjang lebih tinggi. Para guru yang
bertugas pada saat ini semua berkualifikasi S1 pada bidang masing masing ,serta
memiliki keahlian ICT yang tidah diragukan lagi, sekolah ini pun memiliki 1
orang Guru GGD asal Bali yang walaupun masih berstatus CPNS namun selalu
memberika dukungan dalam Proses Pembelajaran. Dalam bidang bahasa Inggris dan
Kepramukaan. Dibantu dengan 2 orang Guru Kontrak Daerah, 2 Orang Guru Honor Komite
, 1 orang Sequriti 1 rang Operator Sekolah
( GTT SD Inpres Karangle) dari uraian diatas menunjukan bahwa SMP Negeri
Lamotena masih membutuhkan Pendidik untuk mengabdi di Sekolah ini.
Siswa
SMP
Satap Lamotena didukung oleh 3 SD di Desa Elok namun lulusan yang mendaftar ke
SMP Satap Lamotena adalah 3:2:1 sehingga
pendukung SMP terbesar pada SD Inpres Karangle dan di susul SD Gmit Asingkala
dan SD Negeri Erana. Kondisi penduduk des Elok yang pertumbuhannya tidak
banyak mempersulit bagi kami untuk
berharap banyak .
Dana
Besaran dana BOS yang dikelola di Satap
lamotena hanya Rp. 36 Juta pertahunnya.
Bila dibagi pada 8 stadar pendidikan paka 1 standar mendapat dukungan dana Rp.
4.500.000 pertahunnya. Bagaimana kalau
dibagi pertahap dan atau perbulan serta dibagi ke masing kegiatan maka sangat kurang
disinilah dedikasi setiap insan yang mau mengabdikan diri pada daerah
Perbatasaan akan Diukur. Kontribusi dari Masyarakat pendukung yang 100 %
berpenghasilan dibawah standar sangatlah sulit untuk dituntut memberikan
sumbangan dalam bentuk Dana . sudah 4 tahun sekolah ini tidak memungut biaya
pendidikan , kecuali kontribusi saat Pelaksanaan Ujian ataupun Kegiatan Sekolah lainnya.
Massyarakat
Masyarakat pendukung di Desa ini meski
tidak dapat mendukung sekolah ini dengan kekuatan Dana namu harta dan Tenaga
tidak terhitung yang dipersembahkan untuk kemajuan Pendidikan di. Desa ini. Termasuk
kesejahteraan Para guru dan Pegawai.
PENUTUP
Akhirnya
sebaagai Insan yang berPercaya Pada
Penciptanya tidak akan melupan Rahmat dan Penyertaanya dlam setiap Langakah dan
Perjalanan Hidup maka Patut Kunaikan
Puji dan Syukur kepadanya.
Saya
juga merasa sebagai Makluk social yang tidak mungkin hidup tanpa bantuan orang
lain, kami pun menyadari bahwa
pelaksanaan Tugas dan Kewajiban selalu di bantu oleh Keluarga, Sahabat handai
Tolan dan para simpatisan Pemerintah dan Gereja
yang tersebar di Desa Elok dan di seluruh Bumi Nusa Kenari tercinta ..