Pages

Selasa, 28 Juli 2015

SUMBER LISTRIK RAMAH LINGKUNGAN (SLRL)



2.      Mengatasi kesulitan listrik  melalui Sumber listrik Ramah Lingkungan  (SLRL)
Malam terasa panjang jika tidak ada Listrik. Administrasi Pendidikan terasa berat jika tidak ada Listrik , anjuran memiliki Perangkat Komputer dan Leptop terus dikumandangkan tapi semua akan terlantar karena tidak ada Listrik. 
Agar malam tidak terasa panjang, administrasi tidak terasa berat dan semua perangkat bisa diaktifkan,  baik siang maupun malam  maka satu satunya cara yang dapat mengurangi kesulitan kami yaitu pengadaan  Sumber listrik Ramah Lingkungan SLRL.
Untuk membangun sumber listrik memerlukan biaya yang besar , namun bagi kami untuk membangun Sumber listrk yang ramah Lingkungan membutuhkan semangat yang besar , karena Listrik ini tergolong sederhana namun membutuhkan beberapa Komponen yang yang tidak mudah didapat   kecuali dengan Negosiasi.

berikut ini beberapa komponen SLRL .
a.       Panel  Surya   dan tiang penyangga belum ada penjual
b.      Akumulator ( AQ) beli di toko
c.       Pngubah Aus ( Inventer ) beli di toko
d.      Kabel  listrik beli di Toko
e.       Terminal dan Bola lampu  beli di toko
f.        Sinar matahari ambil dari Matahari
Berikut urutan pemasangan dan pemanfaatan
a.       Letakan panel surya tepat dibawah sinar matahari
b.      Hubungkan panel dengan AQ  ( perhatikan  kutup dan Warna kabel biru/merah untuk postif dan hitam untuk Negatif  biarkan 1 s.d 2 hari agar AQ benar bena terisi arus DC sampai penuh .
c.       Hubungkan Infenter dengan Kepala Aki perhatikan Kutup AQ dan Warna kabel.
d.      Hidupkan Inventer dri Poweer dan sambungkan terminal untuk kebutuhan selanjutnya.
Berikut beberapa kelebihan dan Kekurangan SLRL  :
a.       Kelebihan 
1.      tidak butuh BBM,pelumas , kecuali air AQ
2.      Tidak menimbulkan bunyi yang mengganggu
3.      Sumber matahari tidak perlu beli
4.      Beberapa Komponen mudah diperoleh
b.      kelemahan
1.      Terdiri dari komponen yang tidak berhubungan
2.      Satu komponen penting yang sulit diperoleh
3.      Meski sederhana namun tidak mudah dipindah pindahkan
4.      Sumber arusnya terbatas pada 1 – 3 Pengguna
5.      Hanya tergantung pada sinar matahari.

Minggu, 05 Juli 2015



KILAS  BALIK  SEJARAH  PERJALANAN
SMP NEGERI  SATAP LAMOTENA KARANGLE
Jangan lihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula lihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah saat ini serta di sekeliling anda dengan penuh Harapan
Sekilas  membayangkan   kembali  kondisi perjalanan dari Maritaing  ke Karangle dan sebaliknya, Jarak  yang cukup jauh, tanpa menggunakan kendraan sejauh 10 Km   ketika  pada musim hujan  jalan berlumpur dan sering terjadi banjir pada beberapa kali kering yang terutama Kali maritaing  . Kondisi sukar sulit inilah yang di alami anak-anak bangsa  sejak tahun 1991, kondisi inilah yang mengakibat siswa /siswi tamatan SD Inpres Karangle  tidak bisa melanjutkan sekolah  ke SMP terdekat yaitu SMP Negeri Maritaing, kalaupun mereka melanjutkan juga, ada pula yang tidak bertahan lama dan  pada akhirnya putus sekolah.
 Dalam kerendahan budi ada ketinggian hati, dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa, dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu
tepatnya  tangggal,   02 Mei  2013 melalui Surat Keputusan Bupati Alor, Nomor  98/HK/KEP/2013, Nama  Sekolah  SMP Negeri Satap Lamotena  di kukuhkan izin operasionalnya. Demi memperoleh surat ijin Operasional salah satu Perahu Motor milik nelayan dihempas Gelombang di pantai skertaing dan dikorbankan  yang kini tinggal kenangan   Selanjutnya pada bulan juli  2014 / Awal Tahun Pelajaran 2013/2014 dilakukan pendaftaran siswa baru angkatan pertama yang berjumlah  4 orang, kami tidak berkecil hati sebab dalam  UU pasal 37 ayat 1 menyatakan bahwa setiap orang berhak memperoleh pendidikan berarti jangankan 5 orang 1 orangpun berhak memperoleh pendidikan yang layak.  dan pada tahun kedua  tahun pelajaran 2014/2015 SMP Lamotena berhasil mendaftar 11 orang siswa  dengan  tetap menggunakan atau meminjam  ruang  Belajar  SD Inpres Karangle  sebagai ruang belajar dan sempat juga meminjam ruang Perpustakaan SD  Inpres Karangle  sebagai ruang kelas. Kondisi ini tidak merubah  semangat belajar anak-anak.
..
Pada pertengahan tahun 2014, Tuhan telah menghapus semua keraguan kami dengan dibentuknya panitia Pembangunan RKB SMP Satap lamotena oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kab Alor. Bersama Tim Dinas Pendidikan Kabupaten Alor  untuk mensosialisasikan Pelaksanaan Pembangunan Gedung SMP Negeri Satap Karangle diperkuat lagi dengan tim Verivikasi  2  yang  yang dihadiri oleh Kabit  sarana prasarana, Kepala UPT pendidikan Kec Alor Timur, anggota tim SSQ bpk Taufiq Hidayat untuk memastikan kesiapan pembangunan RKB SMP Lamotena Karangle yang akan di danai dengan Dana Bantuan Australia  atau  SSQ, untuk membangun Tiga Ruang Belajar, Satu Ruang Kantor , Satu unit MCK dan Fasilitas Pendukung lainnya, dengan Total Anggarannya pembangunan fisiknya adalah  Rp. 908.771.000.000.-  Pembangunan Gedung dengan Konstruksi Beton Bertulang  yang di rasa cukup sulit namun akhirnya bisa diselesaikan dengan baik oleh 24 orang tukang dari karangle yang dipimpin oleh  tiga orang kepala tukang  bapak Yarid B Semo, Bapak Karel Semo dan bapak Piterson Malese  kami yakin kalau bukan Tuhan yang membangun rumah ini sia –sialah  oarang yang merencanakannya

Kehadiran  SMP Negeri Satap Lamotena karangle diwarnai dengan seribu satu macam tanggapan , antar pasti dan tidak pasti, antara mau dan tidak mau antar suka dan tidak suka, tapi Janji seorang pemimpin selalu diberkati Tuhan sehingga   walau hanya dalam Gurauan namun  karena dilandasi dengan kasih sayang  pasti akan digenapi
Dengan rahmat Tuhan yang maha Kuasa SMP Negeri Satap Lamotena Karangle diresmikan pada Tanggal 02 Mei 2015 oleh Bupati Alor Drs Amon Djobo. Kemudia dilanjutkan pengguntingan Pita pada tanggal 07  Mei 2015 dan pembukaan Selubung Papan Nama Sekolah Oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Alor  pada tanggal 26 Juni 2015 . merupakan sebuah anugrah dari Tuhan serta   membuktikan bahwa keluh kesah masyarakat pada lapisan bawah di Negeri ini selalu didengar  dan diperhatikan  oleh pemerintah Pusat maupun daerah.
           
Kami juga sangat bersyukur karena mulai  Tahun  ini siswa-siswi yang berjumlah 16 orang  dan siswa baru tahun ajaran 2015/2016 sudah akan menggunakan gedung ini sebagai ruang belajarnya, oleh karena itu pada kesempatan ini izinkan kami untuk melaporkan dan memperkenalkan kepada bapak kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor bersama Undangan,  tetang keadaan siswa-siswi dan Guru-guru SMP Negeri Satap  Lamotena Karangle.
1.      Siswa Kelas VII  berjumlah  11  orang
2.      Siswa Kelas  VIII berjumlah  5  orang
Pendidik dan tenaha kependidikan
1.         Kepala Sekolah  - Imanuel M Frare, S.Pd.SD
2.         Made sugiartana, S.Pd  - S1  PJOK   – Guru SM3T  Bali
3.         Trihutami                S.Pd  S1 IPA Biologi - Guru SM3T  Bali
4.         Dhani  Prajuritno, S.Pd. S1 Pkn    Guru Garis Depan
5.         Menase Modena , S.Pd  - S1 Bahasa Indonesia – Guru Kontrak  Kab.
6.         Markus S Nanggula , S.Pd – S1  Penjas  – Guru Kontrak  Kab.
7.         Merpati   Hiyetingwati,S.Pdk S1 Agama Kristen
8.         Yumina Tande, S.Pd.SD  Guru  IPA       (Pinjaman) dari SD
9.         Buce M Semo,  S.Pd. Guru  IPS     ( Pnjaman   ) dari SD
10.     Rince H Masae Guru    KTK( Pnjaman   ) dari SD
11.     Dina Luase   Pembina Pramuka   SMP
Bagi  kami kehadiran SMP Negeri Satap  Lamotena Karangle adalah  sebuah  jambatan Emas yang dibagun  secara cuma-Cuma oleh pemerintah Pusat dan daerah  guna mengantarkan   Generasi muda Desa Elok yang cerdas Trampil,berbudaya.  , karena itu  lewat kesempatan ini, Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus dan tak terhingga Kepada
1.      Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Alor bersama Staf,
2.      Bapak dari anggota Tim SSQ  Ir taufiq  Hdayat
3.      Kepala UpT Pendidikan Kec Alor Timur  bersama  staf
4.      Bapak bapak Tukang  Batu dan  Tukang Kayu .
5.      Para suplayer Bahan Lokal dan Bahan Non Lokal
6.      Teman teman Panitia
7.      Dewan  guru, SD dan SMP
Serta semua pihak yang telah turut berpartisipasi dan membantu kami mulai dari rencana pendidrian sampai   pembangunan sekolah terlaksana.
Tiada Kata Lebih indah yang patut terucap, hanyalah doa yang tulus kami naikkan, semoga Tuhan yang empunyai segalanya senantiasa memberkati dan menyertai setiap derap langkah pengabdian  bapak / ibu sekalian.
Sekian, Terima Kasih  dan  Syalom.